#65211
Diceritakan dari Ibraheem anak dari Muhammad anak dari Hamran dan Haytham putera dari Waqed AlJuzri dari Abdullah Alarjani, ia berkata, “Aku sedang bersama Aba Abdullah (Imam Saadeq) as., TIBA-TIBA HAMBA YANG SHALEH MASUK.” Lalu Imam Ja’far (as) berkata, “WAHAI AHMED, KERJAKANLAH INI.” Aku berkata, “Namanya adalah fulan dan fulan?!” Imam (as) berkata, “BUKAN, NAMANYA ADALAH AHMAD DAN MUHAMMAD.” Dan kemudian Imam (as) berkata kepadaku, “Wahai Abdullah, Al Qaim akan ditangkap dan dipenjarakan, dan masa tahanannya akan diperpanjang sehingga apabila mereka berencana melawannya, ia akan berdoa dengan nama Allah Yang Maha Besar.”
(sumber : Gaibat AlToosi, hlm 57)

Imam Muhammad Baqer (as), “Qaim mempunyai dua nama, yang satu tersembunyi dan yang lainnya diketahui. Nama yang tersembunyi adalah AHMAD dan yang sudah diketahui adalah Muhammad.”
(sumber : Kamal Al Deen, vol 2, hlm 653, pintu #57)

Sulayman b. Dawud menceritakan dari ‘Ali b. Eba Hamza dari Eba Basir. Ia berkata : Aku mendengar Aba Ja’far (as) berkata, “Ada empat sunnah dari empat Nabi : Sunnah Musa, Sunnah Isa, Sunnah Yusuf, dan Sunnah Muhammad. Sunnah Musa adalah (ia akan) ketakutan, menjadi waspada. Sunnah Yusuf adalah penjara. Sunnah Isa dikatakan : Ia mati , dan ia tidak mati. DAN SUNNAH MUHAMMAD (SAWA) ADALAH PEDANG.”
(sumber :https://alkafeel.net/islamiclibrary/hadith/kamal/kamal/18.html)

Abdullah b. Salam menceritakan kepadaku dari Abdullah b. Sinan. Ia berkata : Aku mendengar Abu Abdillah (as) berkata : Yang tidak terelakkan adalah bahwa anak laki-lakiku adalah Al Qaim bagi umat, DAN PEMILIK PEDANG - DAN IA MENUNJUKKANNYA DENGAN TANGANNYA PADA ABU ‘L-HASAN (AS).
(sumber :http://lib.eshia.ir/15084/1/48)

Abi AlWaleed al Tara’efi berkata : Pada suatu malam aku sedang berada di kediaman Aba Abdillah (as), kemudian Imam (as) memanggil pelayannya dan berkata, “Panggilkan bagiku Pemimpin bagi anak-anak laki-lakiku.” Si pelayan menjawab, “Siapakah ia?” Imam (as) menjawab, “Abul Hassan (as).” Jadi singkatnya setelah ia datang mengenakan kemeja tanpa jubah... sampai ia berkata... kemudian Imam (as) meletakkan tangannya pada pundakku dan berkata, “Ya Aba Al-Waleed, SEOLAH-OLAH AKU MELIHAT PANJI-PANJI HITAM AL QAIM DARI DAERAH YANG HIJAU, BERKIBAR DI ATAS KEPALA ORANG INI YANG SEDANG DUDUK, DAN IA BERSAMA SAHABAT-SAHABATNYA, MEREKA AKAN MENGHANCURKAN PEGUNUNGAN BESI DENGAN KEKUATAN MEREKA, MEREKA TIDAK AKAN MELEWATI APA PUN TANPA MEREKA MENGHANCURKANNYA.” Lalu aku berkata, “Semoga aku menjadi tebusan bagimu, apakah yang disana orang yang engkau maksudkan itu?” Imam (as) menjawab, “Ya.” Kemudian Imam (as) berkata, “Jadi ikuti dia, patuhi dia, percayalah kepadanya, dan berikanlah kepadanya yang terbaik dari dirimu, karena kamu akan menyadarinya inshAllah.”
(sumber : Al-Ghaybah Al-Toosi, hlm 48)

Dari Abi Baseer, ia berkata : Aku mendengar Aba Jaafer Al Baqer (as) berkata, “Al Qaim mempunyai sunnah dari empat Nabi. Sunnah Musa (as), sunnah Isa (as), sunnah Yusuf (as), dan sunnah Muhammad (SAWA).” Lalu aku berkata, “Apakah sunnah dari Musa (as)?” Imam (as) menjawab, “Ia merasa ketakutan dan waspada.” Aku bertanya, “Apakah sunnah dari Isa (as)?” Imam (as) menjawab, “Dikatakan pada apa yang dikatakan kepada Isa.” Aku bertanya, “Apakah sunnah Yusuf (as)?” Imam (as) menjawab, “Penjara dan ghayba.” Lalu aku bertanya, “Dan apakah sunnah Muhammad (SAWA)?” Imam (as) berkata, “Apabila ia bangkit, ia akan bergerak sama seperti bagaimana Rasulullah (SAWA) bergerak kecuali bahwa IA AKAN MEMBANGUN KEMBALI APA YANG MUHAMMAD (SAWA) TINGGALKAN DAN IA AKAN MENYANDANG PEDANG DI PUNDAKNYA SELAMA 8 BULAN.”
(Ghayba Al-Numani, hlm 164)

JADI SIAPAKAH LAKI-LAKI INI? DARI MANA IA BERASAL?

Imam Ali (as) berkata, “Seorang laki-laki akan muncul sebelum Al Mahdi dari Ahlul Bayt (keluarga)nya di Timur, IA MEMBAWA PEDANG DI PUNDAKNYA SELAMA 8 BULAN...”
(Sumber : Mumahedoon oleh Sheikh Korani, hlm 118)

Tetapi pertanyaannya di sini adalah : Imam Musa Kazim (as) tidak bangkit melawan tirani pada era itu. Jadi mengapa Imam Sadiq (as) menyebutkan tentang “Pemilik Pedang” atau “Qaim dari umat ini” kepada Imam Musa Kazim (as). Karena hal itu menggambarkan bahwa Al Qaim akan membawa pedang di pundaknya selama 8 bulan dan sang pembawa pedang bukanlah Imam Al Mahdi (as) karena peran ini, seperti yang digambarkan oleh Imam Ali (as) di dalam Kitab Al Fitan oleh Ibn Hamad, akan dibawakan oleh seorang laki-laki dari Mahdi (as).

Mengapakah Al Baqer (as) menyebutkan tentang nama yang tersembunyi dari Al Qaim, “Dan nama yang tersembunyi adalah Ahmed” ketika Imam Ali (as) tidak mau menyebutkan namanya atau bahkan Al Baqer (as)?!

Jawabannya adalah karena nama yang tersembunyi bukanlah tentang Imam Al Mahdi (as) melainkan mengenai Ahmed, putera dari Imam Al Mahdi (as), yang namanya disebutkan di dalam wasiat Rasulullah (SAWA). Apabila nama yang tersembunyi itu adalah tentang Imam Al Mahdi (as), maka tidaklah ada alasan bagi Imam (as) untuk menyebutkan bahwa nama yang tersembunyi bagi Al Qaim adalah Ahmed. Bagaimana mungkin Imam (as) mengungkapkan tentang nama yang tersembunyi kalau yang dimaksud adalah Imam Mahdi (as)? Imam (as) bisa saja mengatakan bahwa Al Qaem mempunyai dua nama yang sudah diketahui : Ahmed dan Muhammad. Tetapi, Imam (as) mengatakan bahwa Al Qaem mempunyai dua nama : nama yang tersembunyi, yaitu Ahmed dan nama yang sudah diketahui yaitu Muhammad. Jadi pastilah ada makna lain yang dimaksudkan oleh Imam Al Baqer (as) dan yang dimaksudkan itu adalah bahwa Qaim Ahmed adalah putera dari Imam Al Mahdi (as), sebagaimana yang disebutkan di dalam surat wasiat Nabi (SAWA), dan Qaim Muhammad (as) adalah Imam ke dua belas, ayah dari Ahmed, seperti yang ada di dalam surat wasiat Nabi (SAWA).

Imam Al Baqer (as) berkata bahwa nama yang tersembunyi bagi Al Qaim adalah Ahmed dan nama yang diketahui adalah Muhammad, tetapi di Akhir Zaman dan seperti yang banyak hadist tunjukkan, terdapat lebih dari satu Qaim (beberapa Qaim). Dan karena kesemua 12 Imam dan 12 Mahdi adalah Qaim maka Ahmed, yang merupakan penerus dari Imam Mahdi (as), juga merupakan Al Qaim (sesuai dengan apa yang tersurat di dalam surat wasiat Nabi SAWA). Tidaklah mungkin Imam Al Baqir (as) merujuk pada Imam Al Mahdi (as) ketika ia mengatakan bahwa Al Qaim mempunyai nama yang tersembunyi, yaitu Ahmed. Kalau yang dirujuk adalah Imam Al Mahdi (as), maka kata ‘tersembunyi’ akan diganti menjadi ‘diketahui’. Jadi nama Imam Al Mahdi (as) menurut surat wasiat Rasulullah (SAWA) adalah Muhammad, nama yang diketahui, dan Ahmed adalah nama bagi puteranya, seseorang dengan nama yang tersembunyi.

Aba Abdullah (as) berkata, “Apabila kami membuat pernyataan tentang seorang laki-laki tetapi tidak merujuk padanya TETAPI MERUJUK PADA PUTERANYA ATAU CUCUNYA, kamu tidak boleh menyangkalnya. Hal ini berlaku karena Allah Yang Maha Kuasa melakukan apa yang Ia kehendaki.”
(Rujukan : Al Kafi vol 1, hkm 535, hadist 2)

----------------------

Kita telah mempelajari bahwa Imam Ahmed Al Hassan adalah inkarnasi dari Imam Musa Kazim (as) pada masa sekarang. Kita juga mengetahui bahwa Imam Musa Kazim adalah Hamba Yang Shaleh (seperti yang disebutkan di dalam hadist-hadist Ahlul Bayt as. yang bisa anda lihat pada tulisan di atas). Tetapi menariknya, Injil menyebutkan bahwa Hamba Yang Shaleh akan datang dari Timur.

“Siapakah yang membangkitkan ORANG YANG BENAR DARI TIMUR, dia memanggilnya ke kakinya, dia memberikan bangsa-bangsa kehadapannya dan menaklukkan raja-raja; Dia memberikan mereka seperti debu pada pedangnya, seperti jerami yang diterbangkan oleh busur panahnya.”
(Yesaya 41 : 2)

Apa yang bisa kita mengerti dari kata ‘Timur’? Di dalam artikel berikut anda dapat menemukan bahwa (sesuai dengan hadist-hadist Ahlul Bayt as.) arti dari ‘Timur’ adalah Irak pada masa sekarang.
(lihat viewtopic.php?f=309&t=12837)

Seperti yang kita ketahui bahwa Hamba Yang Shaleh adalah datang dari Timur (Irak), tetapi wilayah mana di Irak ia akan muncul?

“Siapa dia yang datang dari EDOM, YANG DATANG DARI BOZRA DENGAN BAJU YANG MERAH, dia yang semarak dengan pakaiannya, yang melangkah dengan kekuatannya yang besar? INILAH AKU, YANG MENGATAKAN KEBENARAN, YANG BERKUASA UNTUK MENYELAMATKAN.”
(Yesaya 63 : 1)
M- Deux Messies.

Salam, Viendront de faux Mahdis. M-13. Il e[…]

S- L'Islam comme Religion ?

Salam, Le Rappel. S-10. Mahdi est un avertis[…]

Salam, Les bannières noires. E-13. Le Desce[…]