User avatar
By zeynabansari
#63727
Seruan Kepada Para Pencari Kebenaran, Pembantu Allah SWT Yang Tulus dan Ahl Al Bayt
Wahai Para Pencari Kebenaran

Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Semoga Allah mengirimkan salam dan shalawat kepada Muhammad dan kepada keluarga beliau yang suci, para Imam dan para Mahdi.

Bersama dengan siapakah IMAM AHMAD AL HASSAN, dengan Pejabat Najaf ataukah dengan Panji-panji Hitam dari Timur?
Pejabat Najaf mengklaim bahwa Imam Ahmad Al Hassan (as) telah bersama dengan mereka sejak permulaan panggilan. Sementara Panji Hitam dari Timur mengklaim bahwa Imam Ahmad Al Hassan (as) berada dalam keghaiban yang dimulai pada pertengahan tahun 2007 selama 6 tahun lamanya.
Panji Hitam dari Timur telah mengatakan kepada mereka, yang bersama pejabat Najaf berkonspirasi menentang Imam (as) dan merampas posisi beliau dengan menciptakan kantor dan laman facebook palsu dengan memakai nama beliau sehingga masyarakat percaya bahwa Imam Ahmad Al Hassan adalah bersama dengan pejabat Kantor Najaf, padahal dalam kenyataannya beliau berada dalam keghaiban.
Sejarah selalu berulang, dan ini bukanlah yang pertama kali kedudukan dari Ahlul Bayt (as) dicuri dari mereka dan umat mengikuti samiri dan sapi betina kembali. Dalam masa Nabi Musa (as) dan Nabi Harun (as) hal yang sama terjadi, begitu pula terulang lagi semasa Imam Ali (as) hidup, jadi apa yang bisa mencegah hal itu tidak terjadi kepada Imam Ahmad Al Hassan(as). Imam Ahmad Al Hassan akan memiliki kemiripan dengan para Nabi dan Imam (as).
Dan apabila engkau melihat mereka, tubuh mereka mengagumkanmu. Dan jika mereka berkata, engkau mendengarkan tutur katanya.Mereka seakan-akan kayu yang tersandar. Mereka mengira bahwa setiap teriakan ditujukan kepada mereka. Mereka itulah musuh (yang sebenarnya), maka waspadalah terhadap mereka; semoga Allah membinasakan mereka. Bagaimanakah mereka dapat dipalingkan (dari kebenaran) - QURAN 63:4
Imam Ahmad Al Hassan (as) akan mempunyai kesamaan dengan para Nabi dan Imam (as), mari kita lihat pada hadist berikut ini:
“Jadi semuanya, apa yang terjadi pada (Nabi) Yusuf akan terjadi pada era Mahdi yang pertama, Wakil Imam Al Mahdi dan Yamani yang dijanjikan.” - Imam Ahmad Al Hassan, Pencerahan dari Panggilan Rasul, hal 65.
“Sudayr berkata, bahwa Imam Al Sadiq (as) berkata : “Sesungguhnya Al Qaim (as) menerima sunnah dari Yusuf. Jadi aku berkata: seakan-akan engkau sedang mengatakan berita tentangnya atau tentang keghaibannya.” - Alnuma’ni, Al Ghayba hal 29, Al kafi bag 1/388
“Zurarah berkata, aku mendengar Abu Ja’far (as) berkata: “Sesungguhnya Al Qaim (as) akan berada dalam keghaiban dan keluarganya akan menyangkalnya”. Jadi aku berkata: Dan mengapa hal itu (terjadi)? Beliau (as) menjawab : “Dia akan takut” dan beliau menunjuk perutnya dengan tangannya.” - Mohamed Ibn Ibrahim Al Numa’ni, Al Ghayba hal 176.
Dari hadist Al Baqer (as), beliau berkata : “Al Qaim akan ada dalam keghaiban di beberapa daerah ini”, kemudian beliau menunjukkan jarinya pada Thi Tuwa (Najaf), “sampai sebelum kemunculannya kembali, Maula yang dulu bersama mereka akan datang dan bertemu dengan beberapa sahabatnya.” - Ghaibat Al Numa’ni hal 182, Hadist 30; Ilzam L Nasib Fi Ithbat Al Hujja Al Ghaib, vol 1 hal 298; Sharh Ehqaq L Haq vol 29 hal 605.
“Abu Baseer berkata: Aku mendengar bahwa Abu Ja’far(as) mengatakan bahwa Al Qaim mempunyai sunnah dari Musa, sunnah dari Isa, sunnah dari Yusuf, dan sunnah dari Rasulullah (SAWA). Sunnah dari Musa adalah bahwa beliau akan ketakutan dan waspada...” - Ghaybah oleh Numa’ni hal167, Bihar Al Anwar vol 51 hal 218, vol 52 hal 347.
“Sa’eed Ibn Jubayr berkata: Aku mendengar Ali putera Al Hussein (as), orang yang paling banyak bersujud kepada Allah SWT berkata: “Al Qaim kami mempunyai sunnah dari para Rasul: ... dan sunnah dari Musa adalah berupa rasa takut dan keghaiban.” - Bihar Al Anwar vol 52 hal 217, Kamalul Din wa Tamamul N’ima hal 322 dan hal 577, Kashf Al-Ghumma vol 3 hal 329.
Dari Al Baqer (as): (Jika Al Qaim dari Ahlul Bayt kami muncul, akan berkata:) “Aku berlari darimu ketika aku takut kepadamu, tetapi Allah memberiku hukman (kekuasaan/kekuatan), yang berarti ketakutan kepadamu hanya untukku dan aku akan kembali ketika Tuhan mengizinkan dan mengubahku.” - Bihar Al Anwar bagian 52, hal 385.
Dari Al Mufadhal diceritakan bahwa Aba Abdilah (as) berkata “Tentu saja ada ghayba bagi Al Qaem, beliau berkata mengenai hal ini : Aku berlari darimu ketika aku takut kepadamu, tetapi Tuhanku telah menganugerahkan hukman (kekuatan/kekuasaan)dan menciptakanku dari para Nabi.” - Bihar Al Anwar bagian 52 hal 293.
Hadis-hadis diatas menyatakan dengan jelas bahwa Al Qaim (as) Imam Ahmad Al Hassan (as) akan merasa takut dan akan berada dalam kesenyapan atau kebisuan dan akan kembali ketika Allah SWT mengizinkan, jadi akankah engkau akan menyangkal Imam (as) ketika beliau datang kepadamu karena engkau telah diperdayakan oleh pejabat Najaf Samiri dan sapi betina?
Tentu saja orang-orang munafik (akan berpikir) mereka bisa menipu Allah, tetapi Allah lah yang memperdaya mereka.

Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali. (Quran 4:142)
Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan. sebagian dengan sebagian yang lain adalah sama, mereka menyuruh membuat yang munkar dan melarang berbuat yang ma'ruf dan mereka menggenggamkan tangannya. Mereka telah lupa kepada Allah, maka Allah melupakan mereka. Sesungguhnya orang-orang munafik itu adalah orang-orang yang fasik. (Quran 9 :67)
Tanpa keraguan, Al Yamani (as) akan berada dalam kesenyapan/kebisuan
Mari kita lihat hadis berikut ini
Al Asbagh Ibn Nabata berkata :
Aku mengunjungi Amirul Mukminin a.s. dan menemukannya sedang menggambar garis-garis diatas tanah. Maka aku bertanya padanya: “Wahai Amirul Mukminin, mengapa aku melihatmu merenung dan menggambar garis-garis diatas tanah? Apakah engkau menginginkan bumi ini?” Maka Ali a.s. menjawab: “Demi Allah, aku tidak pernah menginginkannya atau menginginkan dunia, tetapi aku sedang memikirkan tentang seorang laki-laki yang akan lahir dari putra kesebelasku. Dialah Mahdi yang akan mengisi dunia dengan keadilan dan kesetaraan ketika dunia dipenuhi penindasan dan ketidakadilan. Akan terjadi masa kebingungan pada umatnya saat beliau dalam masa kegaiban. Beberapa akan menjadi sesat, beberapa akan menemukan arah.” Aku bertanya: “Berapa lama masa kegaiban akan berlangsung?” Dan Ia a.s. mengatakan: “Enam hari atau enam bulan atau enam tahun.” – Ghaybat Al Toosi hal. 165 hadis 127.
Siapakah yang dilahirkan dari putera kesebelas Imam Ali (as)?
Imam Hassan (as)
Imam Hussein (as)
Imam Zayn Al Abideen (as)
Imam Muhammad Al Baqer (as)
Imam Ja’far Al Sadiq (as)
Imam Musa Al Kathim (as)
Imam Ali Al Redha (as)
Imam Muhammad Al Taqi (as)
Imam Ali Al Hadi (as)
Imam Hassan Al Askari (as)
Imam Muhammad Al Mahdi (as)
Anak kesebelas Imam Muhammad Al Mahdi dan oleh karena itu adalah anak dari Imam Muhammad Al Mahdi - Dia adalah Imam Ahmad Al Hassan, yang menempati urutan pertama dari semua mu’min, wakil Imam Mahdi (as), dan Al Yamani (as)
Y- Yamani et Yawmiates (Mémoires).

Salam, Le récipiendaire. Y-13. Il est aussi[…]

N- Nostradamus.

Salam, Au détriment des associateurs. N-7. […]

Q- Le Mahdi dans le Coran.

Salam, L’Astre perçant. Q-26. La lumière d[…]